Kamis, 31 Maret 2022

Keuntungan Investasi di Pasar Modal

 


MANGGUMEDIA.COM - Pasar modal sebagai salah satu instrumen, alat, atau sarana investasi. Dari yang namanya investasi tentu akan memberikan keuntungan bagi investor. Keuntugan yang bisa diraih oleh investor, berpotensi meningkatkan kekuatan finansial.

Sebelum Anda memulai investasi di pasar modal, tentunya Anda harus tau juga mengenai keuntungannya. Sehingga dapat dijadikan sebagai pacuan atau motivasi bagi Anda dan lebih menyakinkan lagi untuk berinvestasi di pasar modal.

Nah…, simak keuntungan-keuntungan investasi di pasar modal berikut ini:

1. Dapat Digunakan Sebagai Jaminan

Mungkin sampai saat ini Anda baru tau bahwa kepemilikan saham di salah satu perusahaan dapat dijadikan jaminan dalam pengajuan utang ke bank. Ternyata itu bisa. Selama ini sebagian dari kita hanya tau bahwa jaminan pengajuan pinjaman harus dengan sertifikat tanah atau BPKB kendaraan. Padahal kepemilikan saham juga bisa. Makanya, investasi di pasar modal memiliki keuntungan yang sangat luas dan fleksibel.

 

2. Kenaikan Nilai Modal yang dimiliki (Capital Gain) Tingkat Keuntungan yang Relatif Tinggi

Investasi di tanah saja bisa memiliki kenaikan nilai. Jika Anda beli sebidang tanah yang luasnya 100 m2 dengan nilai beli sebesar Rp2.000.000,- maka 3 atau 5 tahun ke depan nilai tanah sudah tidak lagi harga pembelian. Bisa jadi harga tanah tersebut harganya naik menjadi Rp5.000.000,- per m2.

Sala halnya dengan tanah, investasi di pasar modal tentu memiliki kenaikan nilai. Sehingga jika Anda jual kembali saham tersebut, bisa mendapatkan keuntungan yang tinggi.

3. Mendapatkan Deviden

Selain kenaikan nilai modal, investasi di pasar modal juga dapat memberikan keuntungan yang lumayan tinggi. Ketika saham sebuah perusahaan yang dimiliki Anda maka deviden atau keuntungan per periode dari operasional usaha perusahaan tersebut akan diberikan kepada para pemegang samaham sesuai dengan presentase kepemilikan saham tersebut. Artinya, jika Anda berinvestasi di pasar modal dengan jangka panjang, bukan tidak mungkin mendapatkan keuntungan dari deviden tersebut. Sementara saham yang dimiliki masih tetap utuh atau tidak terganggu.

BACA JUGA:

Perbedaan Pasar Modal dan Pasar Uang yang harus Kamu Ketahui

 

4. Pilihan Instrumen yang Beragam

Sebagaimana yang telah diinformasikan sebelumnya, pasar modal menawarkan beragam pilihan instrumen investasi. Banyaknya pilihan modal ini akan memberi keuntungan dalam memudahkan Anda menemukan instrumen investasi mana yang cocok dengan kepribadian Anda.

 

Untuk berinvestasi di pasar modal, sebagai langkah yang tepat jika Anda ingin mulai mencari strategi dalam meningkatkan kekuatan finansial Anda. Sebagai pemula, obligasi merupakan pilihan yang baik sebagai instrumen investasi. Karena, dianggap memiliki profil risiko yang tidak terlalu tinggi, cenderung rendah. Namun, dapat memberikan Anda kesempatan untuk mendapatkan keuntungan finansial yang relatif besar.

Sebagai pemula, sebelum Anda menjalankan investasi di pasar modal, sebaiknya cari dan pelajari informasi mengenai bagaimana berinvestasi di pasar modal. Buku berjudul Investasi dan Pasar Modal karya Mulyono dan Niken Sarawati terbitan Penerbit Manggu sangat cocok bagi Anda yang ingin mempelajari investasi di pasar modal. Buku tersebut bisa Anda dapatkan di toko online Manggu Store di beberapa marketplace, yaitu TokoPedia, Shopee, dan BukaLapak. Temukan juga informasi mengenai buku-buku terbitan Penerbit Manggu di sini.


Investasi dan Pasar Modal karya Mulyono dan Niken Sarawati (Penerbit Manggu 2020)

Rabu, 30 Maret 2022

Konflik Kepentingan dalam Pembahasan Anggaran

 


Dalam pembahasan peraturan daerah, selalu memunculkan konflik antar aktor elit politik daerah, terutama dalam pembahasan anggaran. Interaksi dalam pembahasan anggaranlah membuat para aktor politik terjadi konflik. Konflik kepentingan antara aktor politik karena adanya perilaku menyimpang. Sikap pragmatis yang dilakukan para aktor politik untuk menggunakan penganggaran guna menarik simpati konstituen nanti. Di aspek lain, pembahasan anggaran merupakan suatu tahapan yang sangat sulit dan sarat dengan nilai-nilai politis. Apalagi ruangan konsultasi publik bersifat sangat tertutup. Tidak heran jika dalam mengalokasikan anggaran untuk kepentingan konstituennya.

BACA JUGA:

Pola Komunikasi Politik dalam Penyusunan Anggaran

Pelaksanaan desentralisasi ini berimplikasi pada perubahan peta politik daerah yang sangat mendasar. Yaitu hubungan relasi elit antar eksekutif dengan legislatif dalam mengelola sumber daya alam atau kekayaan daerah. Tahapan penyusunan dan alokasi sumber daya yang membutuhkan anggaran. Sehingga, muncul dua paradigma yang mengindikasikan adanya konflik sebagai prinsipil. Dalam hubungannya dengan rakyat, pihak legislatif sebagai agen yang membela kepentingan rakyat.

Menurut Abdullah (2006), kondisi dan situasi powerfull yang dimiliki legislatif menyebabkan tekanan kepada eksekutif menjadi semakin besar. Sehingga, membuat eksekutif sulit menolak “rekomendasi” legislatif dalam mengalokasikan sumber daya yang memberikan keuntungan kepada legislatif. Padahal jika itu terjadi, akan menyebabkan outcome anggaran dalam bentuk pelayanan publik. Distorsi dan merugikan publik pasti akan terjadi.

Meskipun penganggaran merupakan bagian dari sistem informasi yang dapat digunakan untuk mengurangi oportunisme agen. Kenyataannya dalam proses pengalokasian sumber daya selalu memunculkan konflik. Dugaan adanya misalokasi dalam anggaran. Sebab, para aktor politik memiliki kepentingan pribadi dalam penganggaran.



Apakah memang demikian? Untuk mendapatkan jawaban dan penjelasan mengenai konflik kepentingan dalam pembahasan angaran daerah, buku Politik Anggaran: Dinamika Legislasi, Komunikasi Politik,Perencanaan Anggaran, dan Proyeksi Pembuatan Anggaran karya Wahab Tuanaya dan Marno Wance yang diterbitkan Penerbit Manggu mengulas dengan lugas dan gambling mengenai peran politikus dalam memainkan anggaran. Buku tersebut bisa Anda dapatkan di toko Manggu Store di beberapa marketplace, seperti Shopee, TokoPedia, BukaLapak, Lazada, dll.

Perbedaan Pasar Modal dan Pasar Uang Yang Harus Kamu Ketahui


Anda pernah atau bahkan sering mendengar istilah pasar uang dan pasar modal? Ada terlintas dalam benak Anda untuk mempelajari pasar modal dan pasar uang? Atau, bahkan Anda tertarik untuk menjalankan investasi, baik di pasar modal ataupun di pasar uang? Jika itu keinginan Anda, berarti Anda harus lebih memahami lagi mengenai pasar modal dan pasar uang.

Terus, bagaimana cara? Anda harus mempelajari dari berbagai sumber, termasuk buku. Tambah lagi belajar dari orang-orang yang sudah terlebih dahulu terjun ke dunia investasi, baik di pasar modal maupun di pasar uang. Dengan begitu, Anda akan mampu melakukan investasi dengan mengurangi risiko kesalahan-kesalahan yang dapat merugikan Anda sendiri.

Perlu Anda ketahui bahwa memahami pasar uang dan pasar modal tidak merujuk kepada suatu hal yang sama, meskipun sama-sama berpengaruh sebagai sarana investasi dan memiliki kesamaan di berbagai aspek. Tapi pasar uang dan pasar modal memiliki pembeda yang perlu Anda pahami. Mari mulai dengan mencari tahu terlebih dahulu terkait pengertian pasar uang dan pasar modal.

BACA JUGA:

Pahami Pasar Modal Sebelum Berinvestasi

Perbedaan pasar uang dan pasar modal terkait jangka waktu dan kelola

Sama-sama menawarkan transaksi pembiayaan yang berjangka. Namun, keduanya berbeda. Pasar uang dan pasar modal memiliki perbedaan dalam jangka waktu yang ditetapkan. Pasar uang dapat menjadi tempat bertemunya pemilik dana dan peminjam dana secara langsung. Pertemuan tersebut biasanya bersamaan dengan penawaran transaksi dalam jangka pendek. Sedangkan pasar modal menawarkan investor penanaman modal dalam jangka panjang melalui instrumen-instrumen yang ditawarkan.

 Perbedaan pasar uang dan pasar modal berdasarkan otoritas tertinggi

Pasar uang dan pasar modal memiliki perbedaan dari sisi otoritas atau pengawas tertingginya. Pasar uang diatur oleh bank sentral. Otoritas atas pasar uang adalah Bank Indonesia. Otoritas atas pasar modal adalah Kementerian Keuangan Republik Indonesia. Otoritas tersebut sebagai otoritas tertinggi di Indonesia yang mengawasi kegiatan atas pasar uang dan pasar modal.

Perbedaan pasar uang dan pasar modal dari segi risiko

Sebagai sarana dari investasi, baik pasar uang dan pasar modal, menawarkan risiko yang beragam. Meskipun begitu, investasi di pasar uang akan menawarkan profil risiko yang lebih rendah dibandingkan dengan pasar modal. Risiko yang lebih rendah ini juga berkaitan dengan penanaman modal yang cukup rendah di pasar uang. Anda dapat mulai berinvestasi di pasar uang dengan modal modal yang terjangkau.

Sedangkan pasar modal menawarkan profil risiko yang lebih fluktuatif. Salah satu instrumen pasar modal yang berpotensi memiliki risiko yang relatif tinggi di antara lainnya adalah saham. Saat Anda membeli saham sebuah badan usaha di pasar modal, Anda perlu paham bahwa akan ada risiko nilai saham tersebut turun hingga mencapai titik likuiditas. Risiko tersebut akan membawa kerugian dengan nilai yang cukup besar. Meskipun memiliki risiko kerugian yang cukup besar, sebagai alat investasi, pasar modal juga menawarkan keuntungan yang cukup besar juga. 


Referensi:

Investasi dan Pasar Modal karya Mulyono dan Niken Sarawati (Penerbit Manggu 2020)



Selasa, 29 Maret 2022

Jangan Sampai Kecewa! Sebaiknya Orangtua Tahu Perbedaan Madrasah dan Sekolah, Apa Itu?

 


MANGGUMEDIA.COM -- Hanya sedikit orangtua yang peduli dengan lembaga pendidikan, tempat anak-anak mereka menuntut ilmu.

Sebagiannya justru tak ambil pusing di mana anak sekolah. Bagi mereka, yang penting anak bisa sekolah. Bisa belajar. Mampu berinteraksi dengan teman-temannya.

Tak salah memang bila ada orang tua yang berpikiran seperti itu. Namun, akan lebih elok bila para orang tua juga mengetahui latar belakang tempat anak-anak menempuh pendidikan.

Misalnya, apa saja keunggulan serta kekurangan lembaga pendidikan si anak, biaya masuknya, gedungnya seperti apa, bahkan bagaimana kurikulumnya.

Memang perlu peran aktif orang tua untuk mengetahui hal-hal tersebut dari tempat mereka belajar. 

BACA JUGA: 

Tanpa aktif bertanya kepada pihak pengelola lembaga, maka pengetahuan akan lembaga  tersebut minim didapat.

Sebab, andai terjadi suatu hal yang tak diinginkan oleh orangtua murid mengenai tempat menempa pendidikan itu, maka siapa yang patut disalahkan atau bertanggungjawab?

Nah, agar hal itu tak terjadi, maka sebaiknya para orangtua perlu mengetahui perbedaan ‘madrasah’ dan ‘sekolah’. Apakah keduanya benar-benar berbeda? Berikut penjelasannya:

Secara umum, menurut almarhum Malik Fadjar, madrasah ialah sekolah umum yang memiliki ciri khas Islam yang menjadi bagian keseluruhan dari sistem pendidikan nasional.

Lalu, apa pengertian sekolah? Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) mengartikan sekolah sebagai bangunan atau lembaga untuk belajar dan mengajar serta tempat menerima dan memberi pelajaran.

Sedangkan di dalam buku Ilmu Pendidikan Islam karangan Hasan Basri dan Beni Ahmad Saebani menerangkan, sekolah adalah tempat belajar pengetahuan umum, misalnya bahasa Indonesia, IPS, IPA, dan lain-lain.

Untuk mengetahui lebih jauh mengenai madrasah dan sekolah, lalu dinamika, kurikulum, karakter, dan ciri khas lainnya dapat Anda baca di buku Muh. Fitrah dan Hendra berjudul Pengelolaan Kelas Dalam Pembelajaran: Strategi Guru Dalam Mengelola Kelas.

 

Referensi:

PengelolaanKelas Dalam Pembelajaran: Strategi Guru Dalam Mengelola Kelas karya Muh. Fitrah dan Hendra (Penerbit Manggu 2019).

Inilah Dalil Al Quran dan Hadis Mengenai Berbinis Atau Berdagang Yang Wajib Diketahui

 


MANGGUMEDIA.COM - Tak sedikit dalil, baik dari Al Quran maupun hadis yang mengulas tentang berbisnis atau berdagang serta keutamaannya.

Banyaknya petunjuk Allah dan Rasulullah Saw mengenai bisnis atau dagang tersebut menandakan bahwa kegiatan tersebut termasuk perbuatan mulia.

Nabi Muhammad Saw lebih dari 20 tahun menjadi pebisnis. Karena itu, siapa pun yang mengikuti jejak beliau, ia termasuk hamba yang menjalankan salah satu sunnahnya.

BACA JUGA:

Sahabat suami Khadijah RA itu, yang juga sang Khalifah, Umar ibn Khattab pun bahkan meminta kaum Muslim untuk berperan aktif menjadi pedagang atau pebisnis. Kenapa?

Sebab, kata khalifah kedua dalam sejarah Islam itu, jika umat Islam tak mengisi pasar bisnis, maka perekonomian akan dikuasai oleh orang lain dan akibatnya bisa buruk.

Sang sahabat Rasul ini berkata,”Demi Allah, sungguh jika kamu meninggalkan pasar (tidak ikut berbisnis atau berdagang), niscaya  kaum lelaki kamu akan tergantung kepada kaum lelaki mereka, dan kaum perempuan kamu akan tergantung kepada  kaum perempuan mereka. Dan hampir dipastikan (suatu ketika) mereka (dapat) menolak memberi bantuan (memboikot atau tidak menjual barang dagangannya) kepadamu.” (Al Haritsi, 2003).

Untuk mendukung betapa krusial dan pentingnya berbisnis atau berdagang, berikut dalil-dalil Al Quran dan hadis mengenai itu:

1.       Surat Al Baqarah ayat 254

 “Hai orang-orang yang beriman, belanjakanlah (di jalan Allah) sebagian dari rezeki yang telah Kami berikan kepadamu sebelum datang hari yang pada hari itu tidak ada lagi jual beli dan tidak ada lagi syafaat. Dan orang-orang kafir itulah orang-orang yang zalim.

 2.      Surat Al Baqarah ayat 275

 '”... Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba.''

 3.      Surat At Taubah ayat 111

 ''Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mukmin diri dan harta mereka dengan memberikan surga untuk mereka. Mereka berperang pada jalan Allah; lalu mereka membunuh atau terbunuh.

 (Itu telah menjadi) janji yang benar dari Allah di dalam Taurat, Injil, dan Al Quran. Dan siapakah yang lebih menepati janjinya (selain) daripada Allah? Maka, bergembiralah dengan jual beli yang telah kamu lakukan itu, dan itulah kemenangan yang besar.''





 4.      Surat An Nisa ayat 29

 “Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan jalan yang batil, kecuali dengan jalan perniagaan yang berlaku dengan suka sama suka di antara kamu.”

 5.      Surat Al Baqarah ayat 198

 “Tidaklah dosa bagi kalian untuk mencari keutaman (rezeki) dari Rabbmu…” (ayat ini khusus berhubungan dengan perniagaan, terutama pada musim haji).

 6.       Surat Al Maidah ayat 1

 “Hai orang-orang yang beriman, penuhilah aqad-aqad itu.”

 Sedangkan dalil dari hadis mengenai berbisnis atau berdagang, yakni:

 1.      “Sembilan dari sepuluh pintu rezeki ada dalam perdagangan.” (HR Ibnu Hibban)

 2.      Rafi ibn Khadij RA berkata: Seseorang bertanya, “Penghasilan apakah yang paling baik, Wahai Rasulullah?” Beliau menjawab: “Penghasilan seseorang dari jerih payah tangannya sendiri dan setiap jual beli yang mabrur (baik).” (HR Ahmad yang terdapat di dalam Al-Musnad no.16628)

 3.      Abu Said Al Khudri RA Rasulullah Saw bersabda: “Pedagang yang jujur dan amanah akan bersama para nabi, orang-orang yang selalu jujur dan orang-orang yang mati syahid.” (HR Tirmidzi, di dalam Kitab Al Buyu nomor 1130)



Itulah dalil-dalil dari Al Quran maupun hadis mengenai berbisnis atau berdagang. Untuk mengetahu lebih lengkap dan jelas tentang berbisnis dan bagaimana Islam mengatur soal permasalahan tersebut, bisa dibaca di buku Akhlak dan Etos Kerja Islam karangan Dr. H. Yan Orgianus, Ir., M.Sc yang diterbitkan oleh Penerbit Manggu.

Senin, 28 Maret 2022

Pola Komunikasi Politik pada Penyusunan Angaran

 


MANGGUMEDIA.COM - Komunikasi adalah peoses sosial yang individu-individunya menggunakan simbol-simbol untuk menciptakan dan menginterpretasikan makna dalam lingkungan mereka. Melalui komunikasi individu-individu bertukar pesan bermakna untuk saling berkomunikasi atau menyampaikan informasi.

Pola komunikasi adalah bentuk hubungan antara dua orang atau lebih dalam proses pengiriman atau penerimaan pesan yang dikaitkan dua komponen.

Pola komunikasi politik dalam penyusunan anggaran di pemerintahan daerah tentu akan terjadi. Komunikasi politik yang dimaksud adalah bentuk komunikasi antara legislatif dan eksekutif. Bentuk hubungan kedua kelembagaan tersebut dalam pembahasan anggaran maka disebut sebagai pola komunikasi politik.

BACA JUGA:

Eksekutif dan legislatif akan membangun komunikasi politik dalam menyepakati pokok-pokok anggaran pada APBD kabupaten/kota. Komunikasi politik dalam penyusunan anggaran yang dilakukan legislatif atau eksekutif berupa komunikasi internal maupun eksternal. Komunikasi internal dilakukan komunikasi politik antar anggota legislatif atau antar legislatif itu sendiri di lingkungan pemerintah daerah. Sedangan komunikasi eksternal, yaitu komunikasi yang dilakukan antar kedua lembaga tersebut, eksekutif dan legislatif.

Legislatif dalam membangun komunikasi politik untuk menyepakati program SKPD yang melekat. Tujuannya, dalam rangka memperjuangkan kesepakatan DPRD dengan masyarakat pada masa reses. Hasil-hasil reses menjadi argumen dasar yang dibangun untuk menjadi landasan dimasukkannya pada program SKPD masing-masing.


Referensi:





Islam dan Bisnis

 


MANGGUMEDIA.COM - Islam diturunkan Allah SWT. sebagai petunjuk hidup manusia. Tidak heran jka dalam Islam tidak ada pemisahan aspek kehidupan manusia. Semua bidang kehidupan manusia sudah diatur dalam Islam. Kehidupan yang berkaitan dengan sosial, ekonomi, politik, hkum, ibadah, dan berbagai sendi kehdupan manusia lainnya. Bahasa kerennya komprehensif. Mencakup semua aspek kehidupan.

Dalam berbisnis, Islam sudah mengatur secara detil dan rinci. Bahkan sejak awal Islam diturunkan, berbisnis sudah dijalankan oleh Rasulullah dan para sahabatnya. Dari situ semua tata cara bisnis yang baik dan benar ditunjukan.

BACA JUGA:

Sebagai seorang muslim, bisnis adalah sarana ibadah. Dengan berbisnis, seorang muslim sedang berusaha meraih rezeki dengan cara baik dan benar untuk atau dalam rangka menafkahi diri dan keluarganya. Bukan Cuma itu, melalui bisnis juga seseorang bisa berbuat baik kepada orang lain, berupa sedekah, zakat, menjalankan ibadah haji, dan banyak lagi kebaikan yang bisa dilakukan.

Salah satu syarat penting dalam berbisnis bagi seorang muslim adalah tawakal. Berbisnis diniatkan dengan penuh keyakinan hanya semata-mata untuk beribadah kepada Allah SWT. Karena, mencari atau berikhtiar dalam mencari rezeki adalah harus. Sementara hasilnya pasti akan dikembalikan kepada pemberi rezeki, yaitu Allah SWT. Dan, harus yakin juga bahwa pada saat kita berusaha dengan maksimal dan dibarengi dengan doa, tentu hasilnyapun akan maksimal juga. Yakin kepada Allah bahwa usaha yang dijalankan dengan maksimal akan meraih hasil yang maksimal pula. Tapi ingat! Usaha yang maksimal tersebut harus dijalankan dengan cara yang baik dan benar.

Berbisnis dengan cara yang baik dan benar berkaitan dengan etika bisnis. Dalam Islam sendiri ada yang namanya etika bisnis. Sebagaimana sudah disinggung di atas, bahwa Rasulullah sendiri mencontohkan bagamana menjalankan bisnis dengan etika yang baik.

Berbicara mengenai Etika bisnis dalam Islam, ada nih buku yang berjudul Etika Bisnis Islam karya Joni Hendra, dkk. terbitan Penerbit Manggu. Di dalamnya dibahas secara detail rinci dan mudah dipahami mengenai bagaimana etika bisnis dalam Islam. Bagi Anda seorang muslim yang ingin dan sedang menjalankan bisnis dan ingin bisnisnya mendapatkan keberkahan dunia dan akhirat, tentu buku tersebut sangat relevan untuk Anda baca sebagai acuan atau pegangan dalam berbisnis.



Referensi:

Joni Hendra, dkk., Etika Bisnis Islam, (Bandung: Penerbit Manggu Makmur Tanjung Lestari, 2018)




Sabtu, 26 Maret 2022

Pahami Pasar Modal Sebelum Berinvestasi!

 


MANGGUMEDIA.COM - Sebagian besar masyarakat Indonesia pernah mendengar yang namanya pasar modal. Dan dari sekian masyarakat tersebut tentu hanya sebagian kecil saja yang mampu memahami apa itu pasar modal.

Intilah pasar modal di zaman keterbukaan informasi saat ini tentu sudah tidak asing lagi di telinga kita. Dan, banyak orang yang tertarik untuk berinvestasi di pasar modal. Ketertarikan tersebut dibuktikan sudah banyak yang melirik bahkan mencoba melakukan invesatasi di pasar modal. Namun, sayangnya masih banyak yang tidak paham dengan menyeluruh mengenai seluk-beluk pasar modal. Sehingga, banyak yang melakukan investasi di pasar modal dengan serampangan. Tidak heran jika banyak yang melakukannya mengalami kegagalan.

BACA JUGA:

Bagi Anda yang berkeinginan untuk melakukan investasi di pasar modal, sebaiknya pelajari dulu mengenai seluk-beluk atau cara dan risikonya. Kemudian, banyak belajar dari orang-orang yang sudah lama bergelut atau menjalankan investasi di pasar modal. Dengan begitu, Anda akan mampu menghindari, setidakya mengurangi, risiko yang akan terjadi atas invesatsi tersebut.

Selain, banyak belajar dari orang-orang yang paham, Anda juga sebaiknya banyak membaca buku-buku yang mengulas atau membahas mengenai investasi di pasar modal. Bagaimanapun, pengetahuan dan keahlian Anda dalam berinvesatsi di pasar modal memberikan efek yang signifikan, baik dari keuntungan yang diperoleh maupun dari risiko yang mestinya harus ditanggung.

Berbicara mengenai buku untuk mempelajari mengenai investasi di pasar modal, buku terbitan Penerbit Manggu yang berjudul Investasi dan Pasar Modal karya Mulyono dan Niken Sarawati sangat cocok bagi Anda yang ingin mempelajarinya. Di dalamnya membahas mengenai apa dan bagaimana berinvestasi di pasar modal. Buku tersebut sangat cocok bagi Anda yang ingin mempelajari cara berinvestasi di pasar modal.



Saya menyarankan buku tersebut, karena banyak para ahli yang menyarankan agar dalam berinvestasi dapat mengurangi risiko kesalahan. Pemahaman terkait pasar modal merupakan salah satu elmen penting bagi Anda yang ingin melakukan investasi di pasar modal. Dengah banyak membaca buku yang membahas tentang pasar modal dan bertanya juga kepada para ahlinya mendorong Anda untuk memahaminya.

Belajar, belajar, dan terus belajar. Jangan pernah bosan dan puas akan sesuatu. Karena ilmu sangat luas. Kemahiran dan keahlian Anda akan terus berkembang.

Ingat…!!! Tuhan akan menaikkan derajat Anda yang memiliki ilmu yang tinggi.

Raih derajatmu di mata Tuhan dan manusia setinggi-tingginya…!!!


Baca Bukunya di sini!

Jumat, 25 Maret 2022

Istilah-Istilah dalam Undang-Undang Ketenagakerjaan

 


MANGGUMEDIA.COM - Ketenagakerjaan adalah hal yang berhubungan dengan tenaga kerja pada waktu sebelum, selama dan sesudah bekerja.

Tenaga kerja adalah orang yang melakukan pekerjaan untuk menghasilkan barang atau jasa, baik untuk memenuhi kebutuhan sendiri maupun masyarakat.

Pekerja/buruh adalah orang yang bekerja dengan menerima upah atau imbalan dalam bentuk lain.

Pemberi kerja adalah perseorangan, pengusaha, badan hukum, atau badan-badan lainnya yang mempekerjakan tenaga kerja dan membayar upah atau imbalan dalam bentuk lain.

BACA JUGA:

  • Karyawan Termasuk Mesin atau Apa
  • Perlakuan Karyawan oleh Perusahaan

Kompetensi kerja adalah kemampuan individu yang mencakup aspek pengetahuan, katerampilan, dan sikap kerja yang sesuai dengan standar yang ditetapkan.

Perjanjian kerja adalah perjanjian antara pekerja/buruh dengan pengusaha atau pemberi kerja yang memuat syarat-syarat kerja, hak, dan kewajiban kedua belah pihak atau pekerja dan pemberi kerja.

Upah adalah hak pekerja/buruh yang diterima dan dinyatakan dalam bentuk uang sebagai imbalan dari pemberi kerja kepada pekerja/buruh yang ditetapkan dan dibayarkan menurut perjanjian kerja, kesepakatan, atau peraturan perundang-undangan, termasuk tunjangan bagi pekerja/buruh dan keluarga atas suatu pekerjaan dan/atau jasa yang akan dilakukan.





Komunikasi

 

Sumber: Facebook Aneka.Coffee

MANGGUMEDIA.COM - Sering mendengar yang namanya komunikasi? Pastinya. Saya yakin Anda-Anda semua tentu sudah mengenal, minimal pernah mendegar yang namanya komunikasi. Bahkan, saya yakin dari Anda-Anda semuanya sudah tau maksud dari kata komunikasi tersebut.

Ya…. Kalau kita definisikan secara sederhananya bisa dibilang hubungan percakapan antara seseorang dengan orang lain. Obrolan sehari-hari dengan orang tua, anak, istri, suami, saudara, tetangga, teman sepermainan, teman kerja, atasan dengan bawahan, dll. adalah bentuk komunikasi sederhana yang diakukan antar individu.

BACA JUGA:

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, komunikasi adalah pengiriman dan penerimaan pesan atau berita antara dua orang atau lebih sehingga pesan yang dimaksud dapat dipahami; hibungan; kontak; perhubungan (https://kbbi.kemdikbud.go.id/entri/komunikasi). Sedangkan menurut Wikipedia, komunikasi adalah suatu proses ketika seseorang atau beberapa orang, kelompok, organisasi, dan masyarakat menciptakan dan menggunakan informasi agar terhubung dengan lingkungan dan orang lain.




Komunikasi dapat terbentuk dengan verbal atau non verbal. Verbal merupakan komunikasi yang dilakukan dengan bahasa lisan berupa kata-kata. Sedangkan komunikasi nonverbal merupakan komunikasi menggunakan gerak-gerik tubuh atau menunjukan sikap tertentu.

Dalam keilmuan modern, komunikasi dapat dijadikan ilmu dan kajian tersendiri yang berdiri sendiri. Namun, dari ilmu komunikasi tersebut dapat diturunkan menjadi berbagai bidang atau kajian keilmuan. Dimana ilmu komunikasi dapat diterapkan di berbagai bidang kajian, seperti dalam bidang: politik, manajemen, bisnis, dan lain sebagainya. Sehingga keberadaan ilmu komunikasi sangatlah penting dalam kehidupan manusia dan bisa digunakan dalam berbagai sendi dan bidang kehidupan manusia.


Referensi: 

Deddy Satria M, Pengantar Manajemen Komunikasi, (Bandung: Penerbit Manggu Makmur Tanjung Lestari)






Bisnis Itu Berani Sukses

 

Jusuf Hamka, Pebisnis Sukses Indonesia
Sumber: https://encyclopedia.jakarta-tourism.go.id/

MANGGUMEDIA.COM - Siapa orangnya yang tidak mau sukses. Tentu pastinya tidak ada. Yang pasti, semua orang ingin meraih kesuksesan dalam hdupnya.

Sukses identik dengan tercapainya suatu yang umumnya didambakan atau diinginkan oleh setiap orang. Sukses bisa juga diidentikkan dengan mencapai puncak karier di suatu institusi atau perusahaan besar dan ternama. Sukses juga bisa diidentikkan dengan melimpahnya kekayaan dari hasil usaha yang dilakukannya. Sukses juga bisa diidentikkan dengan lancar dan jayanya dalam menjalankan bisnis. Sehingga, bisnis tersebut mengalami kegemilangan.

Sukses yang diidentikkan dengan usaha atau bisnis ini yang memang hampir semua orang menginginkannya. Karena dalam berbisnis tentu memerlukan keahlian khusus. Bukan cuma itu, berbisnis juga identik dengan kebebasan finansial dan kebebasan waktu. Penghasilan dan waktu tidak mengatur dirinya. Tetapi, waktu dan penghasilan yang diatur oleh dirinya. Itulah bisnis.

Tips Menjadi Seorang Enterpreneur

Dalam menjalankan bisnis, tentu harus memiliki keberanian. Keberanian yang tertanam dalam diri seorang pebisnis harus mutlak dimiliki. Kalau tidak, jangan harap Anda dapat menjalankan bisnis dengan sukses.

Berani kaya dan sukses mutlak harus dimiliki oleh setiap pelaku bisnis. Banyak di antara kita yang tidak berani sukses dan kaya. Yang pada gilirannya diberi sedikit kesuksesan dan kekayaan dalam hidupnya, mereka mengalami kejang-kejang. Tak sabar menikmati hidup mewah tanpa kontrol. Tak bisa sabar dalam menentukan keperluan hidup yang lebih penting. Akhirnya, banyak barang-barang mewah yang tidak begitu penting dibelinya. Tidak bisa mengontrol emosinya untuk menunjukkan pada dunia bahwa dirinya orang sukses dan kaya. Karena tdak ada kontrol yang jelas dan pasti, maka kesuksesan dan kekayaan yang dirasakannya hanya sebentar saja. Habis itu menghilang entah ke mana.

Bisnis itu berani sukses. Bisnis itu berani kaya. Kaya pengalaman. Kaya pengetahuan. Kaya bersosialisasi. Kaya imajinasi. Tentu juga kaya intelektual. Bisnis itu berani berkreasi dan mandiri.

Jangan salah, bisnis merupakan cara meraup kekayaan yang paling besar peluangnya. Banyak pelaku bisnis yang dengan cepat meraih kekayaan yang melimpah. Dalam bisnis, tidak terlalu panjang untuk menjadi sesorang yang memiliki kekayaan yang melimpah.

Kenapa demikian?

Islam menegaskan bahwa berbisnis merupakan pintu rezeki yang paling banyak di antara profesi yang lainnya. Maka Islam sendiri menganjurkan kepada umatnya untuk berbisnis. Hal ini didasarkan pada Hadits Nabi Saw. yang berbunyi:

“Berbisnislah kamu karena Sembilan dari sepuluh pintu rezeki ada dalam bisnis.” (HR. Ahmad)

Dari hadits di atas, menunjukan bahwa Islam memberikan gambaran dan sekaligus anjuran kepada umatnya untuk mencari rezeki melalui bisnis. Karena, bisnis sebagai cara dalam mencari rezeki yang peluang keberhasilannya sangat besar. Namun jangan lupa juga, berbisnis itu ada etikanya. Islam mengatur bagaimana etika dalam berbisnis. Karena, berbisnis dengan baik akan menghasilkan kekayaan yang baik pula.




Mengenai bagaimana etika berbisnis dalam Islam, bisa Anda abaca buku karya Joni Hendra, dkk. yang berjudul Etika Bisnis Islam. Di dalamnya dibahas berbagai aspek bisnis terutama dalam Islam. Sehingga dalam menjalankan bisnis tidak dengan semena-mena atau seenaknya sehingga dapat merugikan orang lain. Oleh sebab itu, bagi Anda yang ingin menjalankan bisnis, tentu harus tahu mengenai bagaimana etika dalam berbisnis. Dalam buku tersebut diulas secara tuntas mengenai etika bisnis dalam Islam.


Referensi:

Joni Hendra, dkk., Etika Bisnis Islam, (Bandung: Penerbit Manggu Makmur Tanjung Lestari, 2018)

Kamis, 24 Maret 2022

Arti Penting Manajemen Tenaga Pendidik Anak Usia Dini


MANGGUMEDIA.COM - Setiap tenaga pendidik wajib memiliki kompetensi dalam pembelajaran. Kewajiban tersebut tentu diperuntukan kepada tenaga pendidik dari mulai tenaga pendidik di pendidikan anak usia dini sampai perguruan tinggi. Tenaga pendidik harus memiliki dasar-dasar pengetahuan. Selain itu, tenaga pendidik juga harus memiliki sikap yang menunjukkan keseriusan dan kegembiraan dalam proses pembelajaran dan proses pembelajaran.

Seiring dengan perkembangan teknoligi dan kompetensi yang kompetiif, seorang tenaga pendidik sangat diperlukan.



Saat ini, tantangan terbesar bagi seorang tenaga pendidik adalah tantangan untuk mempersiapkan segala sesuatu yang diperlukan dalam proses pembelajaran. Seperti, bagaimana seorang tenaga pendidik harus menjembatani antara harapan dan kenyataan.

Jembatan antara harapan dan kenyataan yang diperlukan untuk mempersiapkan yang diperlukan dalam proses pembelajaran terkait dengan: pertama. Penerapan teori dan pegimplementasian proses kegiatan pembelajaran. Kedua, mengembangkan keahlian dalam teknologi pembelajaran. Ketiga, kesenjangan antara gaya belajar dan mengajar. Keempat, persiapan pendidikan yang bersifat inklusif. Kelima, menggabungkan segala kompetensi yang dimiliki. Di sinilah perlu adanya pengelolaan tenaga pendidik.

Pendidikan Islam Di Indonesia, Mau Dibawa Kemana?

Manajemen pendidikan merupakan kegiatan pengelolaan tenaga pendidik dan kependidikan dalam upaya pencapaian tujuan penididikan yang telah ditetapkan secara efesien dan efektif. Tenaga pendidik merupakan sumber daya utama dalam dunia pendidikan. Tanpa adanya mereka, proses pendidikan tidak akan pernah terlaksana.

Manajemen tenaga pendidik merupakan fungsi utama dalam pengelolaan tenaga pendidik menjadi pendidik yang profesional yang mampu meningkatkan mutu pendidikan. Mengingat pendidikan anak usia dini adalah pendidikan dasar sebagai langkah awal kesuksesan mengikuti jenjang pendidikan selanjutnya. Fungsi manajemen tenaga pendidik adalah untuk mengarahkan dan mendorong para pendidik melaksanakan tugasnya sebaik mungkin.


Manajemen tenaga pendidik anak usia dini tidak terlepas dari fungsi manajemen secara umum, yaitu: perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, pengkoordinasian, dan pengontrolan. Agar tercapainya mutu pendidikan, manajemen tenaga pendidik harus dipahami secara menyeluruh.


Referensi:


Senin, 14 Maret 2022

Ramadhan, Puisi Bening Rambaluh Ratri


Bulan suci yang selalu dinanti

Di seluruh negeriku nusantara

Kini semerbak mewangi

Menjelajah sejuta rasa


Walau begitu banyak halangan

Dan rintangan menghadang

Takkan membuat takut

Untuk menantimu Ramadhan


Betapa hati ini rindu padamu

Rindu akan suasana berbuka puasa

Menikmati sejuta hidangan

Menggoda seleraku


Suara merdu tadarus

Yang mengiris kalbu

Membuatku selalu merasa

Merindu


Ramadhan

Walau mungkin takkan seramai dulu

Tapi aku takkan pernah meragukanmu

Karena hatiku selalu terpatri kepadamu


Puisi Karya Bening Rambaluh Ratri

Dikutip dari buku Memeluk Ramadhan Bersimbah wabah: Antologi Puisi Cinta Negeri, halaman 34, Penerbit Manggu.